Kamis, 01 Oktober 2015

Pesan Untuk Malaikat Kecilku

Malam ini sepertinya gelap enggan untuk berganti. Kurasa hari ini sepenuhnya milik malam. Sebuah pesan terbersit dalam hening, pesan untuk seorangmalaikat kecilku esok nanti.Malaikatku, aku ingin kau menjadi pribadi yang lain dari jutaan anak di semesta ini, mungkin akan ada beberapa ayah yang sejalan denganku.Malaikatku, aku takkan selalu menceritakan kisah dongeng fiksi untuk mengantar tidurmu. Sang kancil, cinderela, dan yang lainnya yang menurutku tak patut ku ceritakan padamu. Mungkin sesekali aku akan menceritakannya untuk membekalimu agar kau tahu kau pernah menjadi anak kecil dan hanya untuk memberikanmu kesempatan untuk mengambil pelajaran dari kisah itu.Malaikatku, aku akan membawamu pergi jauh dari umurmu yang sangat belia ini. Aku akan menceritakan semesta untuk setiap penghantar tidurmu. Bercerita tentang bagaimana awal mula semesta ini terbentuk dengan semua teori di dalamnya.Malaikatku, ada beberapa teori tentang terbentuknya alam semesta ini. Aku akan memberitahukan apa itu teori big bang, nebula, tindal dan lainnya. Sistem tata surya, apa itu komet, macam-macam galaxy, sampai hal tentang dimana dan seberapa besar kita saat ini.Malaikatku, aku akan memberi tahukan kepadamu flora dan fauna yang pernah hidup beribu tahun yang lalu sebelum kita di lahirkan. Bagaimana ia punah, apa saja yang terjadi di planet ini, seperti tabrakan asteroid besar yang membuat dinosaurus punah, bagaimana bumi kembali hidup hanya karena fungi, dan revolusi-revolusi setiap makhluk.Malaikatku, di era sekarang dimana ayahmu hidup ada mamalia terbesar yang hidup di bumi, Paus Biru (Balaenoptera musculus). Tapi ada satu spesies fungi yang melebihi paus biru. Itu semua akan ku ceritakan padamu.Malaikatku, kau akan senang mendengar bagaimana teori gravitasi bumu yang di temukan oleh newton. Dan seorang ilmuan dari agama kita yang lebih dulu menemukan teori-teori tentang hukum fisika, astronomi, aljabar, pitagoras, tentangseluruh semesta. Tapi ironinya, manusia saat ini lebih mengenal einstein daripada alkindhi. Kau akan suka perhitungan.Malaikatku, sampai saat pesan ini dubuat, ada beberapa hal yang masih menjadi kontroversi. Tentang teori darwin dan agama yang kuyakini, Planet nibiru, crop circle, atlantis, stonehenge, dan masih banyak hal lainnya. Kau pasti akan bersemangat berdiskusi bersamaku. Malaikatku, kuharap kau peduli akan semesta ini seperti aku dan ibumu. Aku dan ibumu mencintai semesta seperti ikatan kami berdua. Semoga kelak kita akan menemukan cara agar tumpukan sampah dan polusi di planet ini dapat di atasi.
Malaikatku, aku akan menceritakan tentang keangkuhan pemimpin palet ini (yaitu kita sebagai manusia), aku tak habis pikir bagaimana sampah bisa menumpuk sebesar 2x negara prancis di pasific (pasific trash vortex), betapa tololnya spesies kita, kau harus ingat bahwakita adalah virus sebenarnya di planet ini, bukan aids, bukan juga ebola yang saat ini belum ada obatnya.Malaikatku, cintailah alam ini seperti aku, mencintaisemesta, ibumu, juga engkau.Malaikatku, kurasa mataku sudah terlalu berat untuk melanjutkan untuk malam ini. Masih banyak tentang semesta dan misterinya yang ingin aku sampaikan padamu. Dan kau akan menerimanya suatu hari nanti.
*berang-berang_tua

    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write komentar