Jumat, 07 Februari 2014

8 prodi ITB sepi peminat

Delapan Prodi di ITB Sepi Peminat?

Di Kompas online ada berita tentang ITB yang dapat “menyesatkan” pembaca. Berita dan tautannya saya tampilkan di bawah sini:
Delapan Jurusan di ITB Sepi Peminat
Sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/27/18253122/Delapan.Jurusan.di.ITB.Sepi.Peminat

MAGELANG, KOMPAS.com — Sebanyak delapan jurusan di Institut Teknologi Bandung (ITB) sepi peminat. Delapan jurusan tersebut adalah jurusan Astronomi, Meteorologi, Oceanografi, Rekayasa Kehutanan, Rekayasa Pertanian, Irigasi, Kewirausahaan, dan Pengelolaan Sumber Daya Air.
Demikian dituturkan oleh Koordinator Alumni ITB Peduli Pendidikan, Eddy Purnomo, Rabu (27/3/2013). Selama ini, di tiap jurusan, kursi yang tersedia di kelas selalu terisi separuhnya. Dengan kondisi tersebut, Eddy mengatakan, siapa saja yang mendaftar untuk jurusan-jurusan tersebut, berpeluang besar untuk diterima sebagai mahasiswa ITB.
“Sebenarnya pilihan jurusan tidaklah terlalu penting. Yang penting adalah diterima sebagai mahasiswa ITB terlebih dahulu,” ujarnya.
Hmmm… apa betul delapan prodi itu sepi peminat? FYI, pemilihan Prodi di ITB tidak pada saat mendaftar seleksi masuk (SNMPTN) namun pada tahun kedua setelah menjadi mahasiswa ITB. Calon mahasiswa memilih fakultas, lalu selama satu tahun pertama di ITB mereka menimang-nimang mau masuk Prodi apa di fakultas tersebut. Barulah pada tahun kedua mereka dijuruskan pada Prodi pilihan masing-masing.
Jadi, jika dikatakan sepi peminat tidak betul juga sekaligus tidak salah. Beberapa Prodi yang disebutkan di atas masih baru dan belum dikenal masyarakat, yaitu Prodi Rekayasa Pertanian, Rekayasa Kehutanan (yang baru dibuka tahun lalu), dan Prodi Rekayasa Infrastruktur Lingkungan, Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Air, dan Kewirausahaan (yang baru dibuka tahun ini). Karena masih baru maka wajar jika banyak yang belum tahu dan belum banyak peminat yang mendaftar di fakultas tersebut.
Untuk Prodi yang lain (Astronomi, Meteorologi — bukan Metrologi seperti dalam berita itu karena antara keduanya ilmu yang berbeda — dan Oseanografi) saya tidak punya datanya, berapa banyak yang meminati prodi tersebut di fakultasnya saya tidak tahu, jadi saya tidak bisa membuat kesimpulan. Ketiga Prodi tersebut mungkin termasuk istimewa sebab selain dipilih setelah masuk fakultasnya (FMIPA dan FITB), mahasiswa yang meminati Prodi tersebut juga dapat langsung memilih ketika mendaftar memilih ITB. Perlakukan khusus tersebut karena kebutuhan akan tenaga ahli bidang tersebut untuk negara kita masih besar tetapi masyarakat belum banyak mengetahuinya.
Oke deh, di bawah ini saya tampilkan e-mail dari Direkur Pendidikan ITB untuk menjawab simpang siur berita Prodi yang kurang peminat tersebut, sebagai klarifikasi.
From: Dirdik ITB
Date: Mar 28, 2013 5:21 AM
Subject: Re: Lhoooo koq

Saya perlu meluruskan pernyataan bpk Eddy Purnomo ini:
1. ITB tidak pernah mengetahui dalam kapasitas apa bpk Eddy Purnomo memberikan pernyataan ini. Demikian pula perlu diperjelas siapa nara sumber beliau. Untuk seleksi dan penjaringan mahasiswa beserta kebijakan yang terkait dengan jumlah penerimaan merupakan kewenangan Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan (WRAM) c.q. Direktur Pendidikan ITB. Beliau tidak pernah menghubungi Direktur Pendidikan ITB untuk mengklarifikasi pernyataan beliau.
2. Sangat salah kalau dinyatakan bahwa 8 (delapan) prodi (atau jurusan menurut bpk Eddy Purnomo) dikatakan sebagai prodi yang sepi peminat. Perlu diketahui bahwa persaingan untuk Fakultas/Sekolah/Prodi di ITB untuk SNMPTN 2013 rata-rata 1:20.
3. Delapan prodi yang dikemukakan oleh bapak Eddy Purnomo masuk dalam program peminatan dengan pertimbangan kebutuhan yang masih besar di Indonesia (Astronomi, Meteorologi, Oseanografi) dan prodi yang baru dibuka oleh ITB sehingga masyarakat belum mengenalnya (Rekayasa Pertanian dan Rekayasa Kehutanan yang baru dibuka tahun yll serta Rekayasa Infrastruktur Lingkungan, Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Air, dan Kewirausahaan yang baru dibuka tahun ini). Dengan program peminatan ini ITB dapat menjaring calon mahasiswa yang benar-benar berminat terhadap prodi-prodi tesebut.
Pada dasarnya di ITB tidak pernah ada kursi kosong.
Salam,
Direktur Dirdik ITB
Semoga klarsifikasi di atas cukup menjawab berita-berita yang kurang jelas di atas.

sumber :  http://rinaldimunir.wordpress.com/2013/04/01/delapan-prodi-di-itb-sepi-peminat/

    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write komentar